Bigme B6 Pro putih dan hitam (kiri) dan BOOX Go Color 7 (Gen II) (kanan). Foto: Bigme, BOOXBigme dan Boox sama-sama berasal dari China, sama-sama memakai Android, dan sama-sama punya Google Play. Di daftar e-reader, nama keduanya sering muncul berdampingan dengan spek yang mirip. Terus, apa yang membedakan dua merek ini?
Asal-usul Bigme dan Boox
Boox adalah merek milik Onyx International. Menurut TechNode, perusahaan ini berdiri di Guangzhou pada 2008. E-reader pertamanya dengan dukungan tulisan tangan, A60, keluar tahun 2009. Model Android pertamanya, C65, menyusul pada 2013.
Bigme berbasis di Shenzhen. Perusahaan induknya, Xinruizhi Technology, mulai meneliti produk E Ink juga sejak 2008. Merek Bigme sendiri baru tampil pada November 2020 lewat B1 Pro, yang mereka sebut tablet E Ink warna 10,3 inci pertama di dunia.
Jadi umur timnya mirip. Bedanya, Boox sudah merilis e-reader sendiri sejak 2009, sementara merek Bigme baru muncul 2020. Ceritanya lebih lengkap ada di artikel Bigme itu merek apa.
Kelebihan
- Bigme berani duluan di layar warna
- Fitur AI dan stylus di beberapa model
- Garansi resmi Bigme di Indonesia lewat bigme.id
Kekurangan
- Software Boox punya rekam jejak lebih panjang
Boox: lini lebar dan software yang dibangun lama
Boox punya dua lini utama: e-reader yang fokus kecepatan dan tablet untuk kerja, ditambah monitor dan aksesori. Di toko resminya ada seri Go, Note Air, Note Mini, sampai Palma.
Kekuatan terbesarnya ada di software. Boox mulai pindah ke Android sejak 2011 dan menghabiskan bertahun-tahun mengutak-atiknya supaya pas di layar E Ink. TechNode menyebut BOOX OS sebagai sistem yang menyatukan semua produk mereka. Sistem ini mengatur mode refresh, kontras, dan warna khusus untuk kertas elektronik.
Desainnya juga khas. BOOX Go Color 7 (Gen II), misalnya, punya tombol fisik untuk ganti halaman di bodinya. Stylus-nya dijual terpisah.

Soal software, Boox memang punya rekam jejak lebih panjang. Pada 2023, Nathan Groezinger dari The eBook Reader menyebut Onyx sebagai perusahaan yang sudah mapan dengan "long track record" di pasar tablet E Ink Android. Ini kekurangan Bigme yang paling nyata.
Bigme: berani duluan di layar warna dan fitur AI
Kalau Boox membangun dari software, Bigme dikenal karena berani duluan di perangkat keras. Bigme mengklaim beberapa yang pertama: tablet E Ink warna 10,3 inci pada 2020, lalu Galy sebagai tablet Gallery 3 pertama yang dijual ke konsumen. Pada 2023 mereka juga merilis tablet E Ink yang sudah tersambung ChatGPT.
Gaya itu masih terasa di model yang dijual sekarang. Menurut toko resmi Bigme, B6 Color punya mikrofon dan speaker, transkripsi suara real-time untuk 37 bahasa, dan ringkasan rapat sekali tap. Model 7 inci seperti B7 menambah stylus yang dicas tanpa kabel, buat nyatat dan coret-coret dokumen.

Dari sisi aplikasi, Bigme sama terbukanya. B6 Color memakai Android 14 dengan Google Play, jadi Kindle, Libby, atau Kobo bisa dipasang sendiri.
Pasangan model Bigme dan Boox
Per model, dua merek ini sering berhadapan langsung. Ini pasangan yang paling mirip, dan perbandingan lengkapnya sudah kami tulis.
| Bigme | Boox | Bahasan lengkap |
|---|---|---|
| B6 BW | Go 6 (Gen II) | B6 BW vs Go 6 |
| B751C S | Go Color 7 (Gen II) | B751C S vs Go Color 7 |
| B1051C Lite | Note Air6 C | B1051C Lite vs Note Air6 C |
Pemenangnya beda-beda per ukuran. Kadang Boox unggul di tombol fisik, kadang Bigme unggul di fitur tambahan. Karena itu, bandingkan model yang memang kamu incar, jangan cuma mereknya.
Opini Kami
Menurut kami, Bigme vs Boox lebih tepat dibaca sebagai beda gaya. Boox cocok buat kamu yang suka mengulik settingan dan butuh sistem yang sudah lama dipoles. Bigme cocok buat kamu yang mau fitur lengkap di satu perangkat: layar warna, fitur AI, dan dukungan stylus. Fitur AI mana yang aktif di Indonesia, tanyakan dulu ke admin bigme.id.
Pilih Bigme kalau kamu juga butuh kepastian purnajual di sini. Semua perangkat di bigme.id bergaransi resmi Bigme 12 bulan, dan klaimnya diajukan lewat admin bigme.id. Cara belinya ada di panduan beli Bigme di Indonesia. Kalau masih bingung mulai dari mana, lihat Bigme B6 Pro Color, e-reader warna 6 inci Bigme dengan refresh hingga 75 FPS.
Sumber
- Bigme Official Store, "About Us" (dibuka 31 Okt 2026): store.bigme.vip
- Bigme Official Store, "How Bigme is Pioneering the Color E-Ink Era" (2 Februari 2026): store.bigme.vip
- Bigme Official Store, "Warranty Policy" (dibuka 31 Okt 2026): store.bigme.vip
- Bigme Official Store, halaman produk Bigme B6 Color (deskripsi dan tanya-jawab, dibuka 31 Okt 2026): store.bigme.vip
- TechNode, "How BOOX rewrote books" (TechNode Staff, 8 Oktober 2026): technode.com
- BOOX, halaman produk "BOOX Go Color 7 (Gen II)" (dibuka 31 Okt 2026): shop.boox.com
- Bigme Official Store, halaman produk Bigme B7 (dibuka 31 Okt 2026): store.bigme.vip
- Bigme Official Store, halaman produk Bigme B6 Pro (judul halaman, dibuka 31 Okt 2026): store.bigme.vip
- The eBook Reader, "Are Bigme eReaders and eNotes Worth Buying?" (Nathan Groezinger, 22 Agustus 2023): blog.the-ebook-reader.com
Artikel lain
Bigme Itu Merek Apa? Pembuat E-Reader Layar Warna dari ShenzhenPanduan · 29 Oktober 2026
Harga Bigme di Indonesia Oktober 2026: Tiap Model Dapat Apa?Panduan · 29 Oktober 2026
Tablet Buat Baca Buku: Apa Bedanya E-Reader dengan Tablet Biasa?Panduan · 29 Oktober 2026
Ghosting di Bigme: Refresh Rate Tiap Model dan Cara MenguranginyaTutorial · 29 Oktober 2026
Baca Komik di Bigme: Manga, Webtoon, atau Komik Warna, Cocoknya Model Apa?Panduan · 29 Oktober 2026
Bigme 7 Inci atau 10 Inci? B751C S dan B1051C Lite untuk PDF dan CatatanPanduan · 29 Oktober 2026
